Inilah Ciri Khas Arsitektur Modern yang Perlu Anda Ketahui

258 views

Mungkin, hampir semua orang yang sudah pernah mendengar istilah arsitektur modern. Namun arsitektur modern, tidak berarti gaya arsitektur yang ada pada era sekarang. Faktanya, era arsitektur modern justru berkembang beberapa dekade lalu.

Arsitektur modern adalah sebuah istilah yang diberikan kepada sebuah bangunan yang memiliki karakteristik dengan gaya kesederhanaan bentuk dan menghilangkan beberapa ornamen. Berdasarkan penelitian, karakter ini disinyalir muncul pada awal tahun 1900an.

Ciri Khas Aristektur Modern

Sejarah Arsitektur Modern

Gaya arsitektur modern adalah gaya arsitektur statis yang berkembang di era pra industri sebagai bentuk dari revolusi gaya arsitektur tradisional pada massa itu. Model arsitektur ini umumnya dihubungkan dengan gaya arsitek yang berkembang pada masa tahun 1920 hingga 1950. Salah satu titik balik lahirnya arsitektur modern yaitu terciptanya karya arsitektur modern “Fallingwater House” oleh Frank Lloyn Wright di mana ia juga dikenal sebagai tokoh arsitektur modern.

Ciri-ciri Aristektur Modern

Kebanyakan bangunan yang berkembang saat ini terlihat seperti gaya arsitektur modern. Namun kebanyakan, model bangunan saat ini hanyalah perkembangan dari arsitektur modern yang disebut desain kontemporer.

Berikut ciri-cirinya:

Kesederhanaan sampai inti

Kesederhanaan hingga inti desain merupakan ciri utama dari arsitektur modern. Arsitektur modern berkembang setelah era arsitektur tradisonal, perubahan yang paling mencolok yaitu tampilannya yang jauh lebih sederhana. Jika dibanding arsitektur tradisonal yang lebih banyak dekoratif, maka arsitektur modern sebaliknya. Karena tampil berbeda pada masa itu, maka gaya arsitektur ini banyak diminati.

Elemen garis yang simetris

Elemen garis yang simetris, bersih dan kuat dimiliki hampir oleh semua bangunan bergaya arsitektur modern. Garis-garis ini meliputi elemen horisontal pada denah hingga garis vertikal pada bangunan. Garis seperti lengkungan, gelombang ataupun garis yang tak simetris tidak akan ditemui pada bangunan bertema arsitektur modern.

Kejujuran penggunaan material

Besi, beton, kaca, dan juga kayu adalah jenis material yang banyak digunakan pada bangunan bergaya arsitektur modern. Keberadaan material ini akan sangat terasa, bisa terlihat dan tidak ditutupi baik pada interior maupun wajah bangunan. Penggunaannya tanpa manipulasi material yang artifisial.

Rancangan yang terbuka

Tampak berbeda dengan bangunan tradisonal pada umumnya, arsitektur gaya modern cenderung lebih terbuka dan transparan. Minimnya pembatas ruangan dan banyaknya penggunaan kaca menjadikan bangunan ini sangat terbuka.

Terhubung dengan lingkungan

Umumnya arsitektur modern sangat terhubung erat dengan lingkungan. Contoh terbaik untuk ciri ini yaitu  “Fallingwater House” yang terhubung langsung antara interior & eksterior yang begitu mulus.